Seperti kita ketahui, Google Adsense sampai detik ini masih memungkinkan untuk dijadikan salah satu tumpuan penghasilan dalam bisnis online kita meskipun juga saat ini persaingan untuk sukses besar bersama Adsense sudah sangat berat karena begitu banyaknya pebisnis yang bermain Adsense ini.
Mendominasi earning dengan situs micro niche memang peluang yang sesungguhnya masih terbuka lebar asal kita mampu mendapatkan micro niche yang potensial tersebut. Apalagi yang namanya micro niche itu akan selalu ada yang baru seiring dengan kebutuhan akan informasi yang dicari oleh pengguna internet. Kekreatifan dan kejelian kita sangat berperan dalam hal ini.
Salah satu keuntungan dari situs micro niche adalah sangat mudah untuk melakukan pengelolaannya karena kita bermain dalam persaingan yang longgar alias tidak begitu kompetitif. Dengan situs micro niche, kita lebih mudah untuk menduduki halaman pertama dari Google untuk kata kunci micro niche ini asal sebelumnya kita melakukan riset kata kunci yang tepat. Selain itu, Micro niche rata – rata menghasilkan angka CPC yang signifikan yang berarti harga perkliknya lumayan tinggi dibanding dengan niche yang lain meskipun untuk CTR tidak terlalu besar.
Nah..berikut ini tips sederhana untuk memulai membangun situs micro niche yang akan dijadikan sebagai salah satu ujung tombak penghasilan dari Google Adsense :
- Riset kata kunci – Ini adalah hal paling penting dalam bermain micro niche. Cari dan cek menggunakan tools Google External keyword dan mesin pencari Google. Biasanya jumlah pencari micro niche ini sangat kecil yaitu berkisar antara 1000 sampai 3000 perbulannya untuk tiap kata kunci.
- Nama Domain – Ini adalah hal terpenting untuk mendominasi micro niche. Jika kata kunci micro niche yang Anda pilih adalah “Treatment for Male Infertility” maka nama domain yang bagus adalah treatmentformaleinferitlity.com .net atau .org. Untuk 2 hal tips pertama ini bisa merujuk pada artikel saya sebelumnya mengenai cara cepat mencari nama domain berdasarkan kata kunci micro niche.
- Tema atau Template – Pilih tema atau template yang sesuai dengan topik micro niche yang Anda pilih dan pastikan memiliki tingkat CTR ( Click Trough Rate ) yang tinggi agar earning cukup besar meskipun tingkat kunjungan rendah.
- Artikel – Isi dengan artikel yang sesuai dengan topik micro niche Anda. Jangan keluar dari topik tersebut dan pastikan tiap artikel memiliki density kata kunci yang pas.
- On Page Seo – Pastikan setting dari title, tag H1, tag H2 maupun konten dalam situs Anda mengandung atau banyak menyinggung kata kunci micro niche ini. Untuk pengguna WordPress bisa menggunakan plugin – plugin seo seperti All In One Seo Pack dan Seo Smart Links atau baca seo wordpress.
- Off Page Seo – Untuk ini, backlink berkualitas adalah kunci utamanya. Silahkan baca artikel saya sebelumnya mengenai 20 cara membangun backlink yang berkualitas agar situs micro niche Anda semakin tokcer di mesin pencari. 🙂
Anda punya tambahan lagi mengenai situs micro niche? Seperti biasa, silahkan share disini…
Semoga bermanfaat.
salam kenal bozz
butuh bnyak bimbingan nie bozz tentang google adsense
wah baru tahu nih, thanks ya..
seneng sekali nemu blog ini….makasih banyak buat kemurahan hatinya berbagi ilmu…betah saya berlama2 di blog Anda Mas Tantra, desainnya bersih dan gak bosanin…patut ditiru nih….
pertanyaan saya cukup satu bos…
beda micro niche ama mfa apa toh??
itu az bos…
Micro niche yg jelas situs mengincar keyword tertentu dngan jumlah pencarian yg masuk akal tapi tingkat kompetisinya rendah. Jelas lebih berkualitas dibanding dengan situs MFA (Made for Adsense) yg hanya khusus dipasangin adsense tanpa konten sama sekali apalagi optimasinya pake keyword stuffing segala alian black hat seo. 🙂
Tulisan yang menarik, padat, berisi dan mudah dipahami. Terima kasih telah berbagi. Salam sukses
setelah saya coba smlm dan dapet…..tp bagaimana klo saya menempatkan adsense di 2 blog berbeda tp dalam satu akun blogger, kira2 bsa ga yah?
Bisa aja…ga masalah.:)
untuk micro niche kontennya terbatas dong mas,…temannya di persempit jadi isi blog ga ada banyak artikelnya gimana cara optimasinnya mas kalo dah kehabisan artikel kan dah ga di update lagi blognya..?
Ya ga perlu di update terus yg penting keyword dah ok di mesin pencari sama optimasi seo dah kuat pasti trafik ada meskipun kecil. Kan micro niche tujuannya gitu….targeted dengan tingkat kompetitif yg rendah.:)
Om mo nanya 3 pertanyaan tolong jawabannya ya Om trims. 1. kalo untuk ukuran micro niche minimum keyword search idealnya berapa search perbulan om? 2. Om lebih pilih main PPC (adsense, adbrite dll) atau Affiliate? 3. Blog yang mau diflip apa boleh contentnya ambil dari source affiliatenya?
1. kalo untuk ukuran micro niche minimum keyword search idealnya berapa search perbulan om?
Kalo saya minimal utk micro niche sekitar 2000 search untuk exact matchnya.
2. Om lebih pilih main PPC (adsense, adbrite dll) atau Affiliate?
Kalau bisa dua2nya….tapi kalau saya cenderung ke PPC.
3. Blog yang mau diflip apa boleh contentnya ambil dari source affiliatenya?
Lebih bagus kontennya original mas
thx… mas.. saya sering kesini untuk nimba ilmu.. biasa masih butuh banyak bimbingan nich.. terimakasih mas.. 🙂
situs yg spesifik kayknya memang lebih ok dari yg general ya gan. mikir niche yg pas dulus saya buat bikin situs lg.:D
lagi belajar membuat situs micro niche sederhana nih om.. makasih atas pencerahannya yah..
Bagus banget artikelnya..ada ga ya plugin buat blogger?
mencari niche seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami, susah. Sampe sekarang pun blm dapat, hadoh… bantuin dong! 😀