Jenis-Jenis Email Marketing

Pertanyaannya: Apakah ada jenis-jenis yang nyata dari email marketing?

Bukankah mengirim email dengan cara hanya memasukkan beberapa konten dan kemudian tinggal mengirim saja?

Bukankah tujuan email marketing semuanya sama saja?

Tidak!

Jawaban atas semua pertanyaan diatas adalah tidak.

Email marketing adalah (seperti kebanyakan channel pemasaran lainnya) hal yang memiliki nuansa dan dinilai berdasarkan berbagai macam tujuan serta dicapai dengan menggunakan proses yang berbeda.

Pada bab ini, kita akan membahas empat jenis berbeda dari email marketing, tujuannya, dan cara dasar yang diterapkan oleh kebanyakan email marketer dan berbagai perusahaan.

Program email marketing terbaik mengintegrasikan keempat jenisnya di email marketing, biasanya berdasarkan siklus pengguna atau pelanggan.

Saya akan membahas siklus ini secara rinci di bab berikutnya.

Namun, setelah Anda membaca bab ini, Anda mungkin butuh waktu untuk memikirkan jenis email apa yang harus digunakan dalam pemasaran Anda dan jenis email mana yang akan memberikan layanan sebaik mungkin dalam jangka panjang.

Jenis-Jenis Email Marketing

Customer Acquisition dan Sales Generating Email Marketing

Sejauh ini, jenis email marketing yang paling umum adalah email yang didesain untuk menghasilkan pendapatan secara langsung bagi perusahaan dengan cara mengubah pengguna dan member menjadi pelanggan berbayar atau dengan meyakinkan customer lama untuk melakukan pembelian tambahan.

Pada dasarnya, tujuan semua email marketing adalah menciptakan pelanggan yang produktif dan menguntungkan.

Namun, beberapa format email dan strategi melibatkan desain konten yang berbeda dalam menghasilkan pendapatan atau penjualan.

Siapa penerima email Customer Acquisition atau Sales Generating ?

Secara umum, demografi pengguna untuk email yang didesain menghasilkan penjualan atau mendapatkan pelanggan secara langsung dibagi menjadi tiga kelompok.

  • Kelompok pertama adalah daftar calon pelanggan yang belum pernah mendengar produk Anda sebelumnya. Anda biasanya menyewa atau membeli daftar email (solo ads) ini dari perusahaan lain (Saya akan membahas tentang cara mengembangkan daftar email Anda di bab berikutnya). 
  • Kelompok kedua, orang yang mendaftar ke list email untuk mendapatkan informasi produk Anda atau mengisi optin form tetapi tidak pernah membeli produk atau layanan Anda. 
  • Kelompok ketiga adalah pelanggan yang sebelumnya pernah membeli dan tertarik untuk melakukan pembelian lagi.

Apa Konten dari email Customer Acquisition atau Sales Generating?

Konten yang Anda sertakan dalam email customer acquisition atau sales generating akan menjadi konten yang menginspirasi pengguna untuk mengunjungi website Anda atau mengambil tindakan pembelian.

Secara umum, termasuk diskon atau penawaran penjualan tetapi mungkin hanya memberikan informasi tentang produk, layanan, atau website Anda.

Customer acquisition atau sales generating email merupakan hal yang penting dalam meningkatkan pendapatan langsung dan return on investment pada email marketing.

Namun, keberhasilan terbesar dicapai saat Anda menggabungkannya dengan jenis email marketing lain di bawah ini.

Customer Loyalty dan Brand Awareness Email Marketing

Pernahkah Anda menerima email newsletter dari perusahaan tertentu?

Bagaimana dengan email ucapan selamat ulang tahun dari perusahaan yang menawarkan diskon pada hari ulang tahun Anda karena Anda telah menjalin hubungan bisnis dengan mereka di masa lalu? 

Jenis email ini dianggap sebagai email untuk meningkatkan loyalitas pelanggan (customer loyalty) atau kesadaran merek (brand awareness).

Tujuannya adalah untuk mempertahankan brand Anda dihadapan pelanggan, pelanggan merasa nyaman membangun hubungan dengan Anda dan agar pelanggan tetap setia menggunakan produk atau layanan Anda dibanding pesaing lainnya.

Email ini tidak menghasilkan pendapatan langsung untuk Anda tetapi email akan membangun relationship dengan pelanggan, brand relationship dan rayuan agar pelanggan tetap loyal dengan brand Anda sehingga mereka akan menghabiskan lebih banyak uang dalam jangka panjang dan cenderung merekomendasikan brand atau perusahaan Anda kepada siapapun.

Siapa Penerima Customer Loyalty dan Brand Awareness Email Marketing?

Biasanya, penerima terbaik untuk email brand awareness dan customer loyalty adalah klien yang paling aktif atau klien jangka panjang Anda.

Meskipun Anda tergoda untuk mengirim email brand awareness dan customer loyalty  ke seluruh database email Anda, tetapi email yang menghasilkan open rate rendah atau komplain spam yang tinggi dapat menghambat Anda untuk mengirim email ke kotak masuk mereka di masa mendatang.

Oleh karena itu, Anda harus menargetkan pelanggan dan pengguna yang ingin memiliki relationship berkelanjutan dengan brand Anda kemudian bangunlah loyalitas dan kesadaran.

Apa Konten dari Email Customer Loyalty dan Brand Awareness?

Jenis konten yang paling umum dari loyalitas pelanggan atau brand awareness email adalah konten newsletter.

Pemberian konten informatif dan ditulis dengan ciri khas brand Anda akan membangun kedekatan dengan brand atau bisnis Anda.

Cara ini akan membuat tingkat open dan CTR yang tinggi.

Jenis lain dari email customer loyalty dan brand awareness adalah email ucapan selamat untuk even tertentu, ucapan terima kasih, update status perusahaan serta tips dan saran.

Secara umum, email customer loyalty dan brand awareness tidak memiliki return on investment langsung.

Namun, email adalah salah satu direct channel terbaik untuk membangun hubungan antara brand dan pelanggan Anda. Hubungan tersebut memiliki jangka panjang sehingga bisa membantu meningkatkan bisnis, pendapatan dan basis klien Anda.

Customer Retention Email Marketing

Sekarang Anda sudah punya pelanggan, tapi bagaimana cara Anda mempertahankan pelanggan?

Customer retention email marketing adalah email yang mengajak pelanggan lama dan memastikan bahwa mereka tetap menjadi pelanggan setia untuk membeli atau menggunakan produk atau layanan Anda secara berkala.

Tidak seperti email customer loyalty dan brand awareness, email customer retention akan menampilkan produk atau penawaran secara jelas. Namun, tidak seperti email sales generating, penawaran tersebut biasanya disesuaikan dengan daya tarik khusus untuk menarik pelanggan.

Intinya, segmen program email marketing Anda adalah segmen yang dirancang untuk memaksimalkan pendapatan bagi bisnis Anda.

Siapa Penerima Customer Retention Email Marketing?

Secara singkat, setiap pelanggan yang pernah melakukan pembelian maka mereka harus berada dalam daftar customer retention email marketing Anda.

Namun, idealnya Anda harus mengelompokkan daftar tersebut lebih rinci ke dalam jenis pelanggan utama (saya akan bahas tentang segmentasi daftar nanti).

Contohnya, jika bisnis Anda adalah bisnis jual beli busana muslim, Anda ingin mengirim email customer retention yang berbeda kepada pelanggan yang sebelumnya telah membeli gamis syari dengan mengirim email ke mereka untuk membeli hijab. 

Cara terbaik untuk mempertahankan pelanggan adalah dengan memberi insentif kepada mereka agar tetap menjadi pelanggan dengan memberikan penawaran khusus, reward atau potongan harga yang paling tepat untuk mereka.

Apa Konten dari Customer Retention Email Marketing?

Karena email customer retention didesain khusus untuk memacu beberapa pembelian dari konsumen yang sudah ada maka konten customer retention selalu berupa penawaran khusus, reward, diskon, atau hadiah gratis.

Namun, dapat juga menggunakan konten yang membuat konsumen penasaran dengan produk baru yang mungkin mereka minati sebagai metode untuk mempertahankan mereka.

Pelanggan yang paling menguntungkan adalah pelanggan yang melakukan beberapa kali pembelian. Terkadang pelanggan perlu diingatkan agar mereka melakukan beberapa pembelian.

Alasan mengapa perlu menggunakan rencana strategis dengan email customer retention adalah itu bagian penting dari sebuah rencana email marketing.

Customer Win-Back Email Marketing

Jenis email marketing yang umum adalah customer win-back.

Customer win-back email marketing adalah email yang didesain kepada pelanggan Anda sebelumnya yang telah menghapus produk atau layanan Anda untuk mengajak kembali menjadi pelanggan atau pengguna.

Ini adalah jenis email marketing dengan tingkat respon terendah dan harus diminimalisir penggunaannya agar tidak membuat metrik email Anda menjadi buruk.

Namun, hal tersebut lebih hemat biaya dalam mempertahankan atau meraih kembali pelanggan daripada memperoleh pelanggan baru.

Oleh karena itu, email customer win-back harus selalu menjadi bagian dari pemasaran email Anda.

Siapa yang Menerima Customer Win-Back Email Marketing?

Setiap pelanggan yang pernah menjadi pembeli harus menjadi penerima email customer win-back, kecuali jika mereka tidak berlangganan email secara khusus dari perusahaan Anda.

Namun, hal yang paling efektif untuk mengelompokkan pelanggan yang mengabaikan adalah berdasarkan kapan interaksi terakhir mereka dengan Anda.

Pelanggan yang belum melakukan pembelian dalam waktu singkat (sekitar tiga bulan) akan memerlukan penawaran biasa saja dibandingkan pelanggan yang belum pernah berinteraksi dengan Anda lebih dari satu tahun.

Dengan membagi daftar email pelanggan tidak aktif dalam kurun waktu tertentu, Anda dapat membuat email yang lebih berdampak.

Apa Konten dari Customer Win-Back Email Marketing?

Email penawaran customer win-back akan memberikan insentif kepada pelanggan yang tidak berinteraksi dengan Anda dalam waktu yang sangat lama agar mereka kembali kepada Anda.

Oleh karena itu, jenis email marketing ini harus menyertakan penawaran, reward, hadiah gratis, pengiriman gratis atau keuntungan eksklusif lainnya yang tidak tersedia untuk masyarakat umum dan tentunya sangat menarik bagi pengguna.

Daftar pelanggan yang tidak aktif bisa menjadi salah satu alat pemasaran terbaik Anda. Namun, tingkat respon Anda akan menjadi rendah.

Itulah mengapa email marketing adalah cara yang efektif untuk mencoba menggapai kembali pelanggan lama Anda.

Biaya pengiriman email ke pelanggan yang tidak aktif sangatlah rendah, jadi meskipun tingkat respon Anda rendah, return on investment Anda akan positif.

Kesimpulan

Setelah kita membahas jenis email marketing yang paling umum, tarik nafas dan pikirkanlah cara agar jenis email marketing ini dapat bekerja sesuai target bisnis atau pemasaran Anda.

Kemudian, pikirkanlah berbagai jenis email marketing yang tepat dan ingin Anda eksekusi duluan.

Selanjutnya: Apa perbedaan antara email newsletter dan email penjualan dan mana yang perlu Anda fokuskan?

Tinggalkan komentar